Berdasarkan berita dari suarasurabaya dan forum kaskus, diketahui bahwa anggota DPRD protes karena akan dipasangi enam unit CCTV. Pemasangan CCTV ini dimulai pada tanggal 11 November 2009, dan 4 unit sudah dijalankan hari Rabu. Lucunya, beberapa anggota dewan tidak mengetahui telah dipasang CCTV tersebut. (Seharusnya memang pemasangan CCTV tidak perlu diketahui anggota DPRD).Namun, setelah salah satu orang anggota DPRD mengetahuinya, yaitu Hermanto (Sebagai ketua DPRD), dia langsung mengadakan press release (Rapat) mengenai pemasangan CCTV ini. Banyak tanggapan pro dan kontra mengenai masalah ini juga dari rakyat dan anggota DPRD itu sendiri.
Berikut yang Kontra :
Hermanto dan anggota DPRD, menyatakan bahwa pemasangan CCTV ini mengganggu privacy mereka. Katanya sih, tujuan pemasangannya tidak jelas.
Berikut yang Pro :
Rakyat Indonesia (Saya ambil jawaban rakyat dari forum Kaskus). Respons masyarakat terhadap pemasangan CCTV positif. Bahkan ada rakyat yang berkomentar, "Takut ketauan lagi tidur ya Pak?". Dan, banyak lagi tanggapan rakyat mengenai masalah ini.
Sebenarnya, menurut pendapat saya pribadi. Kenapa mesti anggota DPRD takut dipasangi CCTV (Dengan asumsi: Jika pekerjaan mereka benar dan serius saat bekerja). Baik mau dipasangi 100 CCTV juga kenapa mesti takut? Kalau takut, kemungkinan ada sesuatu di balik itu ketakutan atas pemasangan CCTV. Asal jangan dipasang CCTV di toilet saja, kenapa mesti dikatakan mengganggu privacy mereka? Privacy, apakah privacy dalam tanda kutip? :p
Sebenarnya, menurut pendapat saya pribadi. Kenapa mesti anggota DPRD takut dipasangi CCTV (Dengan asumsi: Jika pekerjaan mereka benar dan serius saat bekerja). Baik mau dipasangi 100 CCTV juga kenapa mesti takut? Kalau takut, kemungkinan ada sesuatu di balik itu ketakutan atas pemasangan CCTV. Asal jangan dipasang CCTV di toilet saja, kenapa mesti dikatakan mengganggu privacy mereka? Privacy, apakah privacy dalam tanda kutip? :p








