• Selamat datang

Gejala Cacar Air Dan Cara Mengatasinya

Gejala Cacar AirVaricella simplex atau biasa kita sebut dengan cacar air adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini dapat menyerang segala usia baik anak-anak maupun orang dewasa, namun biasanya terjadi pada anak-anak dan akan lebih parah jika terjadi pada orang dewasa. Virus ini dapat menyebar melaui lendir yang dikeluarkan dari ruam pada kulit, melalui udara yang dikeluarkan saat batuk atau bersin si penderita cacar, selain itu penyebaran juga dapat melalui benda yang terpapar oleh lendir cacar air tersebut. Penyakit ini berjangkit sekitar 2-3 minggu sejak terjadinya infeksi, jadi diharapkan agar penderita tidak bepergian selama masa penyembuhan karena kontak fisik oleh penderita kepada orang lain akan tertular karena lendir yang apabila pecah dari ruam pada cacar.
Gejala Cacar Air

Gejala Cacar Air ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi dapat menimbulkan rasa gatal maupun pedih dari ruam yang ditimbulkan apabila tidak di beri pengobatan medis. Untuk pencegahan penyakit ini dapat melakukan imunisasi untuk bayi yang berusia diatas 1 tahun, dapat dilakukan lagi jika berumur 5 tahun, umumnya kekebalan yang dihasilkan dari imunisasi dapat tahan sampai 10 tahun lamanya.

Penyakit cacar air mempunyai gejala tertentu pada si penderita, yaitu:
  • Penderita akan mengalami demam serta timbul bintik-bintik merah pada kulit tubuh selama kurang lebih 2 minggu sejak terjadinya infeksi.
  • Bintik-bintik merah tadi akan bertambah banyak dan membentuk seperti balon kecil berair, dan apabila pecah akan menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan.
  • Selain demam, penderita akan mengalami sedikit pilek, kelelahan terlalu cepat, lesu, lemah, lunglai sesaat sebelum timbulnya bercak merah pada kulit.

Namun apabila sudah terlanjur terjangkit gejala cacar air, hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  • Saat timbul gejala diatas diharapkan penderita tidak bepergian keluar rumah serta hindari kontak fisik dengan orang lain, karena potensi tertular penyakit ini berasal dari sentuhan orang yang tidak terjangkit pada lendir ruam yang pecah.
  • Penderita diharapkan tetap mandi seperti biasa dengan air biasa ataupun dicampur larutan antiseptik seperti dettol, betadine, dan lain-lain yang dapat dibeli di apotek untuk membunuh kuman pada kulit, serta saat mengeringkan badan diharapkan jangan terlalu kuat mengusap tubuh, karena dapat menyebabkan pecahnya ruam cacar.
  • Untuk mengurangi rasa gatal pada kulit, dapat diusapkan dengan bedak anti gatal/antiseptik yang mengandung methol, bedak juga dapat mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga ruam tidak mudah pecah.
  • Berikan obat penurun panas bila penderita mengalami demam saat masa penyembuhan.
  • Penderita sebaiknya banyak minum air untuk menyuplai kebutuhan air dalam tubuh.
  • Jangan memecahkan ruam yang berisi air, karena bekasnya akan susah untuk dihilangkan.
  • Dianjurkan mengkonsumsi makanan/minuman bergizi untuk mempercepat penyembuhan, contohnya penderita dapat memakan buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji, jeruk, dan tomat merah. Dapat pula dijadikan jus sesuai selera anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar