• Selamat datang

Gejala Radang Empedu Dan Cara Pengobatannya

Gejala Radang Empedu - Cholecystitis juga bisa disebut sebagai radang empedu. Penyakit ini jarang diketahui orang, dan terkadang rasa nyeri yang dirasakan di perut bagian ulu hati hanya dianggap sebagai maag saja, ternyata rasa sakit tersebut bukan hanya terdapat di lambung yang menyebabkan maag, namun apabila dilakukan USG abdomen akan terlihat berasal darimana rasa nyeri tersebut, bisa dari bagian tubuh seperti kandung empedu, liver, pankrease, usus 12 jari bahkan bisa berhubungan dengan serangan jantung. Rasa sakit di perut bagian ulu hati ini diakibatkan peradangan pada kandung empedu, bahkan mungkin terdapat batu didalam kandung empedu, batu ini terdiri dari batu kolesterol dan batu pigmen, ukurannya bervariasi tergandung tingkat keparahannya.

gejala radang empedu

Semakin tinggi umur maka semakin tinggi pula resiko terkena radang empedu ini karena pola hidup yang bermacam-macam serta makanan yang dikonsumsi.Kebanyakan pengidap radang empedu adalah wanita. Namun terdapat pula faktor lain yang menunjang terjangkitnya radang empedu ini yaitu obesitas, diabetes melitus, penurunan berat badan yang mendadal, kadar kolesterol , tingkat kadar trigliserida yang tinggi, tekanan darah tinggi, tingkat gula darah, keturunan, diet tinggi lemak, kolesterol jahat yang tinggi, serta kekurangan serat.

Penyakit dan gejala radang empedu memiliki gejala sebagai berikut

  • Nyeri dibagian kanan atas perut mirip dengan gejala sakit maag.
  • Rasa nyeri akan datang biasanya 1-2 jam setelah makan.
  • Nyeri yang berpindah-pindah tempat dari kanan atas perut lalu ke punggung, lalu ke bagu, dan ke dada depan.
  • Penderita akan merasakan mual dan muntah-muntah serta berkeringat dingin.
  • Perut kembung setelah makan makanan yang berlemak, makanan yang digoreng, atau sayuran hijau.
  • Apabila batu empedu sudah menghalangi saluran empedu makan tubuh akan terlihat kuning.
  • Rasa sakit yang biasa timbul di malam hari.
  • Suhu badan naik.
Pengobatan radang empedu bisa melalui operasi laparoskopi dengan mengangkat batu empedu, atau dengan cara yang tradisional.

Berikut cara mengobati gejala radang empedu menggunakan metode tradisional

  • Siapkan 25gr empu kunyit, 100gr rambut jagung, 30g meniran. Cuci bersih semua bahan, lalu rebus semua bahan dengan 700cc air hingga tersisa 300cc. Saring dan minum sarinya 2 kali sehari secara rutin setiap hari.
  • Siapkan 50gr temulawak, 30gr rumput mutiara, 25gr keji beling. Cuci bersih semua bahan, rebus semua bahan dengan 700cc air hingga tersisa 300cc. Saring dan minum sarinya 2 kali sehari secara rutin setiap hari.
  • Siapkan 15gr sambiloto kering, 2 buah mengkudu, 30gr tumbuhan kumis kucing. Cuci bersih semua bahan, rebus semua bahan dengan 700cc air hingga tersisa 300cc. Saring dan minum sarinya 2 kali sehari secara rutin setiap hari.
  • Siapkan 90gr daun lidah buaya yang sudah dikupas kulitnya, 15gr jomblang kering, serta 15gr pu gong yin. Cuci semua bahan tersebut kemudian rebus dengan takaran air 600cc sampai tersisa 300cc. Saring dan minum sarinya secara rutin setiap hari.
Apabila sudah sembuh dari penyakit dan gejala radang empedu, disarankan tetap menjaga asupan makanan, karena bisa saja terbentuk kembali batu empedu yang sudah diangkat atau dihancurkan tadi. Untuk pencegahannya bisa meminum kopi 2 gelas setiap hari, karena kopi dapat meningkatkan aliran empedu dan mencegah kristalisasi empedu, tentunya diiringi dengan pola makan yang baik serta banyak berolahraga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar